top of page
Search

Brigjen Purn. Temas: Mimpi Lama yang Terwujud dalam Pesantren DIQI

Kebersamaan Brigjen Purn. H. Temas dengan ustadz-ustadzah dan para santri DIQI.
Kebersamaan Brigjen Purn. H. Temas dengan ustadz-ustadzah dan para santri DIQI.

Sejak kecil, Temas sudah punya keinginan untuk menjadi santri. Namun, jalan hidup membawanya ke jalur berbeda—hingga akhirnya berkarier panjang di dunia militer. Meski demikian, mimpi itu tidak pernah padam. Setelah pensiun, ia justru kembali ke cita-cita lamanya: membangun pesantren sebagai ladang pengabdian baru.


Dari Santri ke Militer

Temas tumbuh dalam keluarga sederhana di Cirebon. Ketertarikan pada dunia santri sudah muncul sejak dini, tapi ia menempuh pendidikan umum hingga akhirnya masuk Akademi Militer. Puluhan tahun ia jalani pengabdian di TNI, namun di balik disiplin dan tugas negara, ada kerinduan yang terus tersimpan: mendalami Al-Qur’an.


Rumah Tahfidz: Titik Awal

Memasuki usia pensiun, kerinduan itu makin kuat. “Mimpi kecil saya tidak pernah hilang,” begitu ia sering bilang. Maka, tahun 2018 ia mulai mendirikan rumah tahfidz sederhana di samping rumahnya di Desa Bojong Koneng, Bogor. Dari garasi rumah dan mushola kecil, aktivitas mengaji dimulai bersama belasan anak sekitar.


ree

Pengabdian Setelah Pensiun

Perjalanan itu berkembang. Dukungan masyarakat, para guru ngaji, dan donatur membuat kegiatan semakin besar. Hingga pada 2022, berdirilah Pesantren Daarul Ilmi Qur’ani Indonesia (DIQI)—sebuah wadah pendidikan Qur’an yang dibangun bukan hanya untuk mencetak penghafal Qur’an, tapi juga membekali santri dengan akhlak mulia dan kemandirian.


ree

Mencetak Generasi Qur'ani

DIQI hadir dengan tekad membantu generasi muda mencintai Al-Qur’an, memberantas buta huruf Al-Qur’an, serta memberi akses pendidikan untuk yatim dan dhuafa. Tidak berhenti di sisi agama, DIQI juga mendorong kemandirian ekonomi dengan usaha pesantren.


Mimpi yang dulu sempat tertunda akhirnya menemukan jalannya. Dari dunia militer ke dunia pendidikan Qur’an, perjalanan Temas mengajarkan satu hal: niat baik selalu menemukan jalannya.



ree
ree



 
 
 

Comments

Rated 0 out of 5 stars.
No ratings yet

Add a rating
bottom of page